Itu engkaukah, wahai aku?
Yang sedang berdiri di tepi tingkap
Menghadap luar
Menatap langit
Membawa mata basah?
Hai awan,
Jika ingin menangis
Ajak aku sama.
Hai angin,
Jika sudah ingin bertiup
Bawakan hati aku sama.
Hai dunia,
Semalam hari engkau
Aku lupa menitip pesan
Hanya pada lantai bumi aku ukirkan
“Kitakan serah segalanya kepada Tuhan.”